Pencemaran Lingkungan, Dampak Negatif, dan Pencegahannya

Manusia hidup berdampingan dengan makhluk hidup lainnya seperti flora dan fauna yang terdapat di muka bumi ini. Untuk mendukung kehidupan, manusia kemudian menciptakan banyak benda atau material untuk dimanfaatkan. Berkat kecerdasan akal manusia, material atau benda kemudian dibuat menjadi benda lainnya yang memberi nilai manfaat bagi mereka. Ciptaan-ciptaan manusia ini juga ada yang dimanfaatkan untuk menyokong kehidupan makhluk hidup lainnya, terutama makhluk hidup yang ‘dekat’ dengan manusia.

Memang benar, ciptaan-ciptaan tangan manusia ini memberi nilai manfaat bagi manusia dan makhluk lainnya. Namun ciptaan dan temuan ini tidak hanya memberikan manfaat dan kemudahan bagi manusia dan makhluk hidup lainnya, namun ada ‘dampak’ lain yang ternyata juga mengarah pada kerusakan-kerusakan lingkungan. Terlebih dengan dukungan kemajuan teknologi di hampir semua bidang, manusia seolah terpicu untuk menjadi makhluk yang serakah dan tak lagi mempertimbangkan ‘kesehatan’ lingkungan. Yang menjadi tujuan utama sebagian besar manusia saat ini adalah keuntungan dan keuntungan yang bisa mereka dapatkan. Pembangunan industri-industri, pengerukan material-material hasil bumi yang tidak bijak, hanyalah 2 contoh nyata keserakahan manusia yang kemudian menjadi penyebab utama kerusakan dan pencemaran lingkungan.

Pencemaran Lingkungan

Semua temuan manusia yang menakjubkan memang tidak selalu berdampak positif bagi manusia itu sendiri dan lingkungan sekitarnya. Banyak pula dampak negatif yang kini tengah dirasakan oleh umat manusia dan makhluk hidup lainnya. Sebut saja contoh nyatanya adalah pencemaran lingkungan. Bahan atau material yang digunakan oleh manusia serta sisa limbahnya menjadi penyebab pencemaran lingkungan. Apalagi tidak diimbangi dengan penanganan pencemaran lingkungan yang tepat. Faktor lainnya yang berkontribusi dalam menyebabkan pencemaran lingkungan antara lain :

  • pembuangan limbah industri tanpa diolah terlebih dahulu
  • asap pabrik industri yang memicu timbulnya pencemaran udara
  • penggunaan pupuk berbahan kimia tanpa memikirkan dampak buruknya bagi lingkungan
  • pembuangan limbah rumah tangga seperti bekas air deterjen
  • penggunaan alat-alat elektronik yang dapat memicu gas pada efek rumah kaca

Lantas, apa dampak buruk dari adanya pencemaran lingkungan? Ada banyak dampak buruk yang ditimbulkan oleh adanya pencemaran lingkungan. Diantarnya adalah sebagai berikut:

Keseimbangan Lingkungan yang Terganggu

Pencemaran lingkungan tentu dapat mengganggu keseimbangan lingkungan/ ekosistem di sekitarnya. Hal ini disebabkan oleh adanya kerusakan lingkungan atau ekosistem yang tadinya baik. Pasca terjadinya kerusakan lingkungan, ada banyak ‘penghuni’ ekosistem yang terganggu. Bukan hanya manusia saja, melainkan makhluk hidup lainnya seperti hewan dan tumbuhan yang ada di sekitar kita.

Punahnya Flora dan Fauna

Salah satu dampak terbesar dari adanya kerusakan lingkungan akibat pencermaran lingkungan adalah punahnya spesies flora dan fauna. Ketika polutan menyebar ke sebuah lingkungan hidup, akan ada flora dan fauna yang mati. Kepunahan ini bisa diakibatkan langsung oleh polutan itu sendiri atau bisa juga diakibatkan oleh rusaknya lingkungan yang menjadi salah satu penopang utama kehidupan flora dan fauna tersebut. Hanya saja memang tidak semua jenis flora dan fauna dapat mengalami kematian secara bersamaan. Hal ini disebakan oleh tiap jenis flora dan fauna memiliki tingkat kekebalan yang berbeda.

Kesuburan Tanah Berkurang

Dampak buruk lainnya dari adanya pencemaran lingkungan adalah kualitas kesuburan tanah yang berkurang. Tanah akan menjadi kurang subur akibat penggunaan pupuk berbahan kimia dan insektisida yang sangat tidak ramah lingkungan. Ketika tanah dalam kondisi kurang subur akibat tercemar oleh suatu polutan, produktivitas tanah pun akan terganggu. Tanaman yang kita tanam akan sulit tumbuh dengan baik.

Ledakan Pertumbuhan Hama

Bagaimana pencemaran lingkungan dapat memicu ledakan pertumbuhan hama? Penggunaan insektisida yang berlebihan juga dapat membawa dampak mematikan para predator hama. Saat para predator punah, ada saatnya kemudian hama-hama baru akan bermunculan. Jumlah hama yang muncul terus meningkat karena tidak ada predator yang memangsa mereka. Kondisi ini tentu akan merugikan manusia karena dapat mengancam suplai makanan di kemudian hari.

Kerusakan pada Lapisan Ozon pada Atmosfer

Asap dan polutan sejenis dapat memicu menipisnya lapisan ozon pada salah satu atmosfer bumi. Tipisnya lapisan ozon sungguh riskan dengan terjadinya lubang-lubang pada lapisan ozon. Ketika terdapat lubang pada lapisan ozon, bumi dalam kondisi berbahaya karena lapisan pelindung dari paparan sinar UV berlubang. Akibatnya, sinar UV akan bisa langsung menembus lapisan atmosfer dan mengenai apa saja yang dipaparnya, termasuk manusia dan makhluk hidup lainnya. Sinar UV yang mengenai kulit manusia dapat menyebabkan berbagai jenis penyakit, salah satunya adalah kanker kulit.  Sebenarnya, apa yang menyebabkan lapisan ozon menipis dan berpotensi berlubang? Penipisan lapisan ozon terjadi adanya gas-gas karbondioksida, karbonmonoksida, dan gas-gas lain  yang kian waktu kian menumpuk lalu menimbulkan efek rumah kaca.

Lalu, bagaimana cara mencegah pencemaran lingkungan? Manusia masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki berbagai kerusakan lingkungan, termasuk kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh pencemaran lingkungan. Berikut pencegahannya:

  • melakukan daur ulang sampah-sampah plastik, stereofoam, dan sampah-sampah yang tidak dapat diurai lainnya.
  • mulai menanam pohon di sekitar kita
  • memisahkan sampah organik dan anorganik, dan membuang sampah pada tempatnya
  • mulai membatasi diri dalam menggunakan kendaraan bermotor.
  • hemat dan bijak dalam memanfaatkan energi
  • membatasi penggunaan plastik
  • mengganti bungkus atau kemasan plastik atau stereofoam dengan bungkus atau kemasan yang ramah lingkungan

Jangan lupa mulai kenalkan tentang beberapa pencegahan pencermaran lingkungan di atas, terutama kepada anak-cucu kita nantinya. Demikian info bermanfaat seputar pencemaran lingkungan. Semoga info ini bermanfaat bagi Anda para pembaca.

Baca Juga : Pengolahan Sampah Terpadu

Leave a Reply