Perbedaan antara Google Panda, Penguin dan Hummingbird

Jika kita berbicara tentang SEO maka kata-kata seperti google panda, penguin dan hummingbird sering sekali terdengar ditelinga. Bahkan 3 tokoh ikon polisi mesin pencari google ini sangatlah ditakuti oleh para webmaster. Latar belakang diluncurkan 3 polisi google ini didasari oleh komitmen google untuk membangun SERP seakurat mungkin tanpa terjadinya kecurangan. Sebelumnya google tidaklah secerdas sekarang dalam meranking semua situs yang terindex sehingga banyak sekali terjadi kecurangan yang dilakukan oleh para webmaster yang biasanya disebut dengan istilah Black hat SEO. Oleh karena itu, pada postingan ini marilah kita membicarakan mengenai google panda, penguin & hummingbird dan perbedaan apa yang mendasari dari 3 polisi google ini.

Google Panda

google-panda

Google panda diluncurkan pertama kali pada bulan februari 2011 yang bertujuan untuk menurunkan ranking website / blog yang berkualitas rendah seperti blog copy paste, web AGC, keyword stuffing, blog yang miskin konten dan lain sebagainya. Ketika pertama kali diluncurkan, ia dapat menurunkan ranking bahkan mempenalty 12 % blog / website yang terindeks di google search engine. Sampai saat ini, panda telah di update 8 kali, dengan versi terakhir panda (4.2),  Ia bahkan telah memiliki filterisasi yang lebih dalam mengenai website mana yang berkualitas dan website mana yang berkualitas rendah. Oleh sebab itulah banyak para pakar SEO sekarang yang begitu mewanti-wanti kepada semua webmaster untuk membuat konten yang original, unik, engaging, informatif dan menarik.

Google Penguin

google-penguin

Bertahun-tahun lamanya google menjadikan backlink sebagai salah satu faktor yang paling dominan dalam menentukan SERP di mesin pencarinya. Oleh sebab itu, banyak sekali para webmaster yang  melakukan kecurang an dengan membeli ribuan backlink perhari, menggunakan backlink generator, link excange, hidden backlink dan permainan black hat SEO lainnya. Hal inilah yang menyebabkan banyaknya webspam yang bertebaran di mesin percari. Oleh sebab itu, pada tanggal 24 april 2012, google meluncurkan penguin untuk mempenalty bahkan mendeindeks semua webspam yang curang dalam membangun link building tersebut. ketika pertama diluncurkan google penguin telah berhasil menghukum webspam sebesar 10 % dari total web yang terindeks di mesin pencari. Bahkan, sampai saat ini penguin telah di update sebanyak 6 kali dengan versi akhir penguin 3.o dan lebih matang untuk membedakan link berkualitas dengan link spam.

Namun, bagi sobat yang telah terkena penalty dari penguin, maka jangan khawatir karena Menurut Matt Cutts, kepala departemen webspam google, menyatakan bahwa penalty dari google penguin bisa dihilangkan dengan menghapus semua link-link scheme yang telah dibuat dan memulainya kembali dengan membangun link yang berkualitas.

Baca juga : Backlink yang tidak disukai google (Black hat SEO)

Google Hummingbird

hummingbirds-google

Google hummingbird diluncurkan bertepatan dengan ulang tahun google ke 15 yakni pada tanggal 17 september 2013. Dengan diluncurkannya hummingbird, mesin pencari lebih berorientasi kepada isi konten dari pada keyword meta tag. Itulah sebabnya kenapa matt cutts, melalui chanel google webmaster menyatakan bahwa google sudah tidak mempedulikan lagi mengenai meta tag keyword dan tidak akan memasukannya sebagai salah satu faktor SERP. Jadi pada era humming bird ini, diharapkan pada semua webmaster agar membuat keyword yang lebih berorientasi kepada konten atau lebih dikenal dengan LSI keyword. Selain itu, hummingbird juga akan menilai sebuah website dari social media signal, lama visitor berkunjung, bounce rate, dan  niche oriented branded.

Jadi intinya adalah kita sebagai webmaster wajib mematuhi semua aturan yang telah mereka buat, baca satu per satu TOS dari google dan jangan lupa untuk selalu memantau updatetan dari 3 polisi google diatas, agar blog / website yang telah capek – capek kita bangun, tidak terkena penalty dikemudian hari demi terciptanya masa depan blog yang lebih baik.

Baca Juga : Rekomendasi SEO Tools terbaik

Leave a Reply