Pengetahuan Dasar VPS Bagi Pemula

Bagi sobat yang masih pemula atau ingin beralih pada  VPS hosting, mungkin masih agak sedikit kebingungan bagaimana caranya menghandle vps terutama Unmanage VPS, kalau sobat memiliki dana yang berlebih maka tidaklah perlu terlalu pusing untuk mencari tutorial tentang vps, karena tidak ada salahnya sobat membeli Manage VPS yang semuanya sudah diatur oleh penyedia hosting, baik itu dalam soal OS maupun aplikasi yang akan diinstal didalam VPS, sehingga sobat hanya perlu memakainya dengan nyaman seperti halnya memakai shared hosting. namun sayangnya Manage VPS ini dibandrol dengan harga yang agak mahal, rata2 berkisar 25 US$/bulan keatas, apalagi sobat menggunakan VPS dengan lisensi Cpanel sebagai control panelnya. bagi yang dananya agak sedikit pas-pasan maka tidak ada salahnya untuk belajar cara menghandle Unmanage VPS yang harganya rata-rata berkisar 10 US $ untuk RAM 1GB bahkan banyak yang lebih murah dari pada itu. Sobat tidak usah rerlalu pusing mempelajari unmanaged VPS ini karena kalau dipelajari pasti bisa kok, sobat juga tidak dituntut harus jenius tentang pemograman, karena banyak sekali tutorialnya di internet dan juga youtube.

gambar-struktur-vps

 Keuntungan Menggunakan VPS Hosting

  • Mendapatkan Memory RAM, CPU Core, dan Bandwidth yang lebih besar.
  • Mampu menghandle jumlah visitor yang lebih banyak.
  • Bisa akses root
  • Kemampuan I/O lebih besar sehingga mampu menampung visitor online yang jauh lebih banyak.
  • Mendapatkan 1 dedicated IP sehingga website sobat tidak share IP dengan website orang lain.
  • Tidak akan diganggu oleh pengguna website lain yang memakan space besar dalam 1 server.
  • Bisa upgrade dan downgrade space kapan pun.
  • Bisa memasang OS dan aplikasi didalam server sesuka hati.
  •  VPS Server 100% dapat dikendalikan oleh user.
  • Bisa menginstal SSL certificate (HTTPS) terutama bagi pebisnis toko online / E commerce
  • Dapat digunakan sebagai VPN
  • Bisa digunakan untuk download torrent leech

Perbedaan Container VPS

Secara garis besar virtualisasi container VPS dapat dibedakan menjadi 3 macam yakni OpenVZ, KVM dan Cloud.

OpenVZ

OpenVZ merupakan kontainer virtualisasi yang hanya mendukung OS linux saja, Open VZ memiliki kemampuan untuk menciptakan wadah terisolasi yang seakan-akan persis seperti server tersendiri, wadah ini dapat memberikan akses kepada pengguna untuk akses root server, memori terisolasi sendiri, mempunyai IP adress sendiri, menentuka OS, Aplikasi server, dan bahkan directory sendiri. kekurangan dari container OpenVZ  adalah layanan hosting “abal-abal” terkadang melakukan overselling dalam satu server sehingga kuota memory dan bandwidth bagi user  pemakaiannya kecil dapat dikurangi tanpa sepengetahuan sobat oleh layanan hosting. keuntungannya adalah pada saat server sepi, penyedia hosting dapat memberikan boost RAM sehingga website sobat bisa menjadi lebih cepat.

KVM (Kernel-Based Virtual Machine)

KVM hampir sama halnya dengan OpenVZ namun kelebihannya adalah space sobat benar2 utuh hanya untuk website sobat saja dan tidak bisa ditambah maupun dikurangi resourcenya, Selain itu KVM  juga dapat mendukung OS Windows. kekurangannya dari KVM ini adalah membutuhkan space inode yang lebih besar dan juga ia tidak bisa memiliki flexibilitas upgrade dan downgrade seperti OpenVZ sehingga ketika sobat upgrade maka harus membangun server seperti awal lagi.

Cloud Server

Cloud server sebenarnya tidaklah jauh beda dengan KVM, perbedaannya terletak pada puluhan server cloud yang saling disambungkan satu sama lain, sehingga dapat menambah kuota RAM apabila puluhan server yang saling disambungkan itu tidak dalam keadaan penuh. menurut beberapa literatur yang saya baca, banyak pakar server yang mengatakan bahwa cloud dan KVM tidaklah memiliki perbedaan yang signifikan karena server KVM juga dapat disambungkan dengan server KVM lainnya seperti halnya server cloud.

2 Comments

  1. Cloud Server Murah 2 Maret 2016
  2. Canada VPS 22 Mei 2016

Leave a Reply